From Blogos To Bengawan  

Posted by SOLOVERS in

Komunitas blogger dari kota Solo ato yang lebih di kenal dengan nama Blogos di hari-hari mendatang akan segera berganti nama menjadi Bengawan. Nama ini diambil dari nama sungai yang melewati Kota Solo yang dikenal dengan sungai Bengawan Solo (yang juga pernah dibikin lagunya sama mbah Gesang). Ini sesuai dengan hasil rapat pemegang saham (kayak perusahaan aja hehehe), maksudnya sesuai dengan rembug (baca : ngobrol) yang di adain oleh para anggota Blogos sebulan yang lalu disebuah wedangan dekat monument pers.

Dan untuk websitenya juga akan hijrah dari situs ini ke Bengawan.com. Tapi untuk saat ini sepertinya masih belum ketemu domain yang cocok. Karena blog saya ini masih baru, kemarin saya menemui empu-nya blogos di blognya dan udah login buat gabung dalam komunitas blogger solo. Namun, sampai sekarang belum dijawil (baca: invite) sama empunya blogos(gi sibuk ya mas?hehehe).

Nah, bagi para blogos diharapkan partisipasinya dalam menyemarakkan kota solo dengan kegiatan-kegiatan yang positif tentunya. Mari kita buktikan kalo blogger dari Solo nggak kalah sama blogger-blogger dari kota lain. Tunjukkan eksistensi kita kawan, oke??! di tunggu partisipasi kalian bro....



PALESTINE-KU SAYANG PALESTINE-KU MALANG........  

Posted by SOLOVERS in


Perang mortir dan misil merebak, inilah judul utama di harian kompas hari senin 12 januari 2009. Serangan israel ke jalur gaza sampai saat ini belum juga dihentikan walaupun PBB sudah mengeluarkan resolusi perdamaian. Tapi emang udah dari sononya Israel itu bangsa pembangkang ya mau dibilangin apa aja juga ibaratnya masuk telinga kanan keluar telinga kiri, apalagi ada sokongan dari sekutunya si Amerika itu. Menurut berita di kompas serangan Israel ke Jalur Gaza, baku tembak pasukan Israel dan kelompok Hamas makin sengit.

Pesawat tempur Israel mengebom sedikitnya 60 target sepanjang Sabtu malam hingga Minggu (11/1). Sementara itu, di darat, para pejuang kelompok Hamas menembakkan misil dan mortir membalas serangan Israel yang mendesak masuk dari arah timur dan selatan Gaza City. Sepanjang malam, tank dan infanteri Israel bergerak masuk ke kawasan permukiman padat penduduk Sheikh al-Ajlin. Baku tembak sengit juga terdengar di wilayah Zeitun dan Sudaniyah. Puluhan warga Gaza panik dan meninggalkan rumah saat tentara Israel semakin mendesak masuk ke permukiman padat penduduk. Sebelumnya, tentara Israel menyebarkan brosur dan pamflet berisi peringatan akan adanya serangan Israel di Gaza City. Sampai saat ini sekitar 875 orang tewas dan 3.490 terluka.

Dari Rafah dilaporkan, sejumlah rudal Israel menghantam Gerbang Rafah di wilayah Mesir, Minggu dini hari. Kaca gedung terminal penyeberangan di Gerbang Rafah pecah berserakan. Atap gedung itu juga runtuh. Sejak Israel memblokade total Gaza menyusul Hamas yang mengambil alih Gaza, 14 Juni 2007, Gerbang Rafah praktis tidak berfungsi. Gerbang Rafah dibuka sesekali untuk misi kemanusiaan dan hal-hal mendesak lainnya.Situasi Rafah mencekam. Pesawat tempur Israel terbang rendah di atas kota yang sepi karena berpenduduk sekitar 30.000 jiwa. Sementara itu, bagian kota Rafah yang berada di Palestina berpenduduk sekitar 500.000 jiwa. Sesekali terdengar bunyi dentuman bom yang kerap dijatuhkan oleh pesawat-pesawat Israel. Asap hitam terlihat menggumpal di atas langit kota Rafah.


Saya berharap perang segera berhenti agar anak-anak dapat bermain dengan ceria kembali tanpa ada perasaan takut akan letusan senapan maupun bom disekitar mereka. Melalui tulisan kecil ini, saya berharap paling tidak kita mendoakan para korban di Palestina agar diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan ini... Amin.

download solo map  

Posted by SOLOVERS in

Pengen tau tempat-tempat menarik yang ada di solo??temukan jawabannya disini....
silahkan di klik saja
download

solo tempoe doeloe  

Posted by SOLOVERS in




pasar gede









keraton surakarta









museum radyapustaka

Undanglah “hiu‐hiu kecil” dalam kehidupan Anda  

Posted by SOLOVERS in

Bangsa Jepang adalah bangsa yang sangat menyukai makanan mentah terutama ikan mentah yang segar. Tidak seperti Indonesia, Jepang memiliki perairan yang terbatas sehingga tidak mempunyai persediaan ikan yang cukup. Para nelayan Jepang harusmengarungi lautan luas dan menempuh perjalanan yang jauh. Agar ikan tetap segar,para nelayan mendesain kapal dengan ukuran besar. Makun jauh mereka mencari ikan,makin jauh juga jarak yang harus ditempuh ketika pulang.
Dengan kondisi ini, ikan hasil tangkapan sudah tidak segar lagi. Bahkan sebagian aroma ikan itu menurunkan selera makan orang Jepang. Para penggemar ikan tidak menyukai ikan yang tidak segar apalagi dengan aroma yang telah berubah. Harga ikan tangkapan itupun jatuh, nelayan bisa mengalami kerugian. Untuk menghindari kerugian para nelayan menciptakan cara baru. Kapal mereka dilengkapi dengan lemari pendingin.Dengan lemari pendingin itu daya jangkau kapal bisa semakin jauh. Ikan hasil tangkapan dimasukkan kedalam lemari pendingin itu sehingga menurunkan resiko membusuk.
Namun para penggemar ikan di Jepang mampu membedakan dengan baik ikan yang masih segar dengan ikan beku. Mereka tidak senang dengan ikan yang telah dibekukan. Harga jual ikan pun menjadi jatuh. Para nelayan Jepang tidak kehilangan akal. Mereka kemudian menempatkan tangki yang besar di dalam kapal. Ikan hasil tangkapan yang masih hidup dimasukkan kedalam tangki tersebut. Dengan cara ini, kesegaran ikan hasil tangkapan yang dimasukkan kedalam tangki itu tetap terjaga. Namun, ikan yang hidup didalam tangki itu tidak mampu bergerak lincah sebagaimana ketika ikan‐ikan itu hidup di laut bebas.
Semakin lama para nelayan di laut, gerakan ikan itu semakin lambat. Ternyata berkurangnya gerakan ini menurunkan kesegaran ikan. Para penggemar ikan di Jepang tidak menyukai ikan yang fisiknya kurang segar. Nah, untuk menjaga kesegaran ikan, para nelayan memasukkan ikan hiu kecil di dalam tangki itu. Hiu‐hiu kecil itu mampu memakan beberapa ikan di dalam tangki. Namun, keberadaan ikan hiu itu menimbulkan kepanikan di dalam tangki air itu. Ikan-ikan hasil tangkapan nelayan berenang sekuat tenaga untuk menghindari sergapan ikan
hiu.
Setibanya di pelabuhan Jepang, ikan‐ikan hasil tangkapan para nelayan Jepang itu masih tetap segar. Mangapa? Karena mereka terus bergerak lincah untuk menghindari sergapan ikan hiu. Walau sudah ditangkap berminggu‐minggu, cita rasa ikan itu sama enaknya dengan cita rasa ikan yang baru di tangkap.
�� Bila hidup Anda ingin terus bergerak lincah, menjadikan Anda semakin hidup, undanglah “hiu‐hiu kecil” dalam kehidupan Anda. Memang, sebagian besar dari kita akan berusaha sekuat tenaga tatkala diberi lingkungan yang menantang.